30 Rumah Warga Hangus Terbakar Diduga Akibat Ledakan Gas LPG

30 Rumah Warga Hangus Terbakar Diduga Akibat Ledakan Gas LPG – Sejumlah 30 tempat tinggal di Jalan Karees Kulon RT 03/06, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, ludes terbakar, Kamis (3/5/2018) jam 10. 00 WIB. Kebakaran yang disangka dipicu oleh ledakan tabung gas LPG itu, juga menyebabkan tiga petugas DKPB Kota Bandung serta seseorang warga terluka.

Kepala Dinas Kebakaran serta Penanggulangan Bencana (DKPB) Kota Bandung Ferdi Ligaswara menyebutkan, berdasar pada info, kebakaran bermula dari tempat tinggal satu diantara warga di RT 03/06 menyusul ledakan gas elpiji. Keadaan angin kencang di lokasi peristiwa, buat barah cepat jadi membesar.

” Ada 30 tempat tinggal yang terbakar. Untuk memadamkan barah, kami turunkan 24 mobil pemadam dibantu tim rescue serta PMI Kota Bandung ” kata Ferdi Ligaswara di lokasi kebakaran.

Ferdi menyampaikan, tempat tinggal masyarakat yang terbakar adalah bangunan semipermanen. Mengakibatkan, barah cepat merambat dari bangunan satu ke bangunan beda. ” Korban sesaat anggota damkar ada tiga orang, mereka terluka waktu memadamkan barah. Ada yang kesetrum serta luka bakar. Sekarang ini tengah dalam perawatan, ” tutur dia.

Terkecuali keadaan angin kencang serta tempat tinggal semipermanen, ungkap Ferdi, usaha pemadaman juga terhalang lokasi titik barah yang ada di dalam permukiman padat. Mengakibatkan mobil pemadam tidak dapat mendekat ke titik barah. Pada akhirnya petugas DKPB menyongsong selang supaya dapat memadamkan titik barah.

” Saat ini barah telah dapat dikuasai serta dipadamkan. Petugas sekarang ini tengah lakukan pendinginan, ” kata Ferdi.

Disamping itu, Kapolsek Lengkong Kompol Ari Purwanto mengungkap, terkecuali petugas damkar, ada salah seseorang warga yang jadi korban dalam peristiwa itu.

” Korban atas nama Taufik umurnya 23 th., mahasiswa. Korban alami luka bakar enteng di tangan. Waktu itu, korban Taufik akan menyelamatkan diri, ” tuturnya.

Di tanya masalah penyebabnya kebakaran, Kapolsek menyebutkan pihaknya masih tetap tengah penyelidikan. ” Masih tetap diselidiki. Kami belum juga dapat menyimpulkan. “